Diskominfo Makassar Undang Ndoro Kakung, Praktisi Media Sosial Bagikan Tips Kehumasan Era Digital

oleh -622 Dilihat
oleh

Ruang Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar melalui Bidang Hubungan Masyarakat dan Informasi dan Komunikasi Publik (Humas & IKP) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas kehumasan pemerintahan di era digital. Dalam rangka tersebut, Diskominfo menggelar kegiatan bertajuk “Kehumasan Pemerintah di Era Media Sosial” yang digelar di Novotel Hotel Makassar pada Selasa, 25 November 2025.

Acara ini menghadirkan Wicaksono, yang lebih dikenal dengan nama penanya Ndoro Kakung, seorang penulis, konsultan komunikasi, dan praktisi media sosial dari Yogyakarta. Ndoro Kakung dikenal sebagai salah satu tokoh yang memiliki pengalaman luas dalam praktik komunikasi publik digital, termasuk strategi media sosial untuk pemerintahan, organisasi, dan kampanye sosial.

Fokus Kegiatan: Dari Informasi Menuju Interaksi Publik

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan humas pemerintah dalam mengelola informasi, membangun interaksi dengan publik, dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi dua arah yang efektif. Selama sesi, Ndoro Kakung menekankan bahwa publik modern tidak lagi cukup dengan informasi satu arah; masyarakat menginginkan interaksi langsung dengan pemerintah, respons yang cepat, dan konten yang relevan dengan kebutuhan mereka.

“Di era digital sekarang, publik tidak lagi menginginkan seremoni belaka. Mereka menginginkan interaksi langsung ke pemerintah setempat. Direspon, didengar, dan ditindaklanjuti keluhannya,” ujar Ndoro Kakung.

Ia menekankan bahwa humas pemerintahan harus mampu membangun engagement melalui konten yang edukatif, interaktif, dan menarik secara visual. Konten tidak hanya menjadi narasi statis, melainkan harus menjadi wadah komunikasi dua arah di mana masyarakat bisa memberi masukan, pertanyaan, dan mendapatkan solusi nyata.

Strategi Kehumasan Digital

Dalam materinya, Ndoro Kakung membagi beberapa strategi penting bagi humas pemerintahan di era digital:

  1. Pembuatan Konten yang Mudah Dipahami
    Konten harus disajikan secara sederhana, mudah dibaca, dan jelas maksudnya. Hal ini penting agar pesan dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat dengan beragam latar belakang pendidikan.

  2. Pemanfaatan Infografis
    Penggunaan infografis sangat dianjurkan agar informasi yang disampaikan tidak membosankan. Visualisasi data, bagan, dan diagram interaktif membantu publik lebih cepat memahami informasi kompleks.

  3. Persiapan Menghadapi “Tsunami Informasi”
    Ndoro Kakung menekankan fenomena banjir informasi di media sosial, yang disebutnya sebagai tsunami informasi. Seorang humas harus mampu memilah dan menyajikan konten yang relevan agar tetap berada di jalur komunikasi yang efektif.

  4. Memahami Algoritma Media Sosial
    Admin media sosial pemerintah juga harus memahami algoritma konten platform seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok. Dengan memahami algoritma, humas bisa meningkatkan jangkauan, keterlibatan, dan efektivitas pesan kepada publik.

  5. Interaksi dan Respons Cepat
    Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pentingnya respons cepat terhadap keluhan masyarakat. Pemerintah harus menyiapkan tim humas yang siap memonitor komentar, pesan, dan pertanyaan dari warga untuk memastikan kepuasan dan kepercayaan publik.

  6. Optimalisasi Strategi Konten
    Setiap konten yang diposting harus memiliki tujuan yang jelas, apakah untuk edukasi, informasi, kampanye sosial, atau pengumuman resmi. Humas harus merencanakan strategi konten yang terstruktur agar setiap unggahan mendukung tujuan komunikasi organisasi.

Dukungan Diskominfo Makassar

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh para humas dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Makassar, tetapi juga melibatkan staf komunikasi publik, admin media sosial, dan pihak terkait lainnya. Kepala Bidang Humas dan IKP Diskominfo Makassar menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk meningkatkan literasi digital pemerintahan.

“Dengan menghadirkan praktisi berpengalaman seperti Ndoro Kakung, kami berharap humas pemerintah Makassar dapat lebih adaptif terhadap dinamika komunikasi digital, mampu membangun interaksi dengan masyarakat, dan menyajikan informasi secara profesional,” kata Kepala Bidang Humas & IKP Diskominfo Makassar.

Harapan untuk Kehumasan Modern

Dengan pelatihan dan edukasi seperti ini, pemerintah kota Makassar ingin mencetak generasi humas modern yang tidak hanya menguasai teori komunikasi, tetapi juga mampu mengelola media sosial secara profesional, mengantisipasi krisis komunikasi, dan membangun hubungan erat antara pemerintah dan masyarakat.

Ndoro Kakung menutup sesi dengan pesan inspiratif:

“Kehumasan bukan hanya soal menyampaikan informasi, tapi bagaimana menjadikan masyarakat bagian dari proses pemerintahan. Interaksi yang baik, respons yang cepat, dan konten yang menarik adalah kunci membangun kepercayaan publik.”

Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para peserta berbagi pengalaman, kendala, dan strategi yang telah diterapkan di OPD masing-masing. Diskominfo Makassar berencana untuk menyelenggarakan workshop lanjutan dan pelatihan rutin agar humas pemerintah Kota Makassar benar-benar siap menghadapi tantangan komunikasi di era digital.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.